Gambar Karikatur atau Gambar Kartun ?


Gambar karikatur banyak dijumpai di media-media cetak seperti koran dan majalah.  Seringkali yang menjadi obyek karikatur adalah tokoh-tokoh nasional dan internasional.  Bentuk hidung, alis, bibir, tubuh, tangan atau kaki bahkan bentuk rambut mereka diubah bentuknya, tapi orang yang melihatnya tetap saja tahu siapa tokoh yang ada dalam gambar karikatur tersebut.  Selain bentuk yang menjadi ciri khas dari si tokoh juga karena ada artikel yang menceritakan dibalik gambar itu.

Mereka yang dijadikan obyek karikatur biasanya tidak pernah protes. Hal ini disebabkan pembuatan gambar karikatur ini merupakan bentuk penghargaan dalam bentuk karya gambar yang lucu yang tidak menyinggung perasaan obyeknya.  Kalau toh ada yang tersinggung, itu karena gambar karikatur sering juga digunakan sebagai sarana kritik dan sindiran terhadap obyek pelakunya.

Gambaran Sindiran atau protes sosial

Ternyata masih banyak masyarakat yang sulit membedakan bentuk gambar karikatur dengan gambar kartun.  Sepertinya bentuk kedua gambar itu sama, bedanya gambar karikatur lebih bersifat sementara dari tokoh nyata dengan cerita satu babak, sedangkan gambar kartun lebih mempunyai karakter (non fiksi) yang dibuat dalam bentuk cerita yang panjang.

Gambar karikatur mengambil obyek dari seorang tokoh yang digambarkan tidak proporsional. Misalnya bentuk hidung yang menjadi ciri khasnya digambarkan berlebihan atau lebih besar.  Bisa juga karena ingin menyindir sang tokoh yang terlalu suka berbohong, maka digambarkan bentuk hidungnya yang panjang (seperti Pinokio?) Lagi

CO.CC:Free Domain

Hasil Karya dan Kegiatan

21012011786

21012011785

21012011783

21012011782

More Photos

RSS Tentang Pendidikan

  • Pembayaran Tunjangan Profesi Pendidik Tahun 2015
    Terkait beredarnya berita tentang terjadinya perubahan mekanisme persyaratan, pemberian dan pembayaran tunjangan profesi yang isunya melekat pada gaji, maka dengan ini diinformasikan bahwa sampai saat ini regulasi terkait dengan isu tersebut belum ada, sehingga dapat dipastikan tidak ada perubahan pada mekanisme persyaratan, pemberian dan pembayaran tunjanga […]
  • Permendikbud No. 4 Tahun 2015 tentang Ekuivalensi Kegiatan Pembelajaran/Pembimbingan
    Permendikbud No. 4 Tahun 2015 tentang Ekuivalensi Kegiatan Pembelajaran/ Pembimbingan: Kebijakan pemerintah untuk kembali pada Kurikulum Tahun 2006 pada sekolah yang baru melaksanakan selama 1 (satu) semester telah berdampak terjadinya sebagian guru tertentu tidak dapat memenuhi beban mengajar minimal 24 jam tatap muka per minggu, yang tentunya hal ini berda […]
  • Jambore Konselor Indonesia 1 Tahun 2015
    Ikatan Konselor Indonesia (IKI) sebagai salah satu Divisi dari Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) akan menggelar Kegiatan Jambore Konselor Indonesia 1 tahun 2015, dengan tema “KONSELOR, DI SEKOLAH MANTAP, DI LUAR SEKOLAH SIGAP, DI MANA- MANA SIAP”. Kegiatan Jambore Konselor Indonesia Indonesia 1 tahun 2015 ini akan diisi dengan 2 (dua) kegiat […]
  • 12 Karakteristik Atasan yang Menyebalkan
    Jeff Fermin (2014) dalam sebuah tulisannya yang dipublikasikan di Huffington Post mengemukakan tentang 12 Karakteristik Atasan yang Menyebalkan ... Read more ›
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 56 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: